6 Blog Kuliner untuk Rekomendasi Tempat Makan Terbaik di Jogja

 
 
 

Generasi milenial selalu punya kegemaran eat, shoot, and share. Begitu juga dengan Komunitas Blogger Kuliner Jogja. Bedanya, sekelompok anak muda yang doyan makan itu tidak sekadar pamer hasil jepretan di atas meja restoran ke media sosial, tetapi juga membagi pengalaman mencicipi makanan di blog mereka.

Tulisannya merupakan catatan pribadi dan membahas ragam kuliner di Kota Gudeg dalam cerita yang lebih jujur ketimbang iklan. Ulasannya tidak hanya seputar tempat makan legendaris atau yang sedang viral di media sosial, tetapi juga resto yang kurang dikenal tetapi menawarkan menu dan rasa yang juara.

KOMUNITAS_BLOGGER_KULINER_JOGJA._FOTO_VIA_MADANGWAE

KOMUNITAS_BLOGGER_KULINER_JOGJA._FOTO_VIA_MADANGWAE

Karena hobi makan dan menulis, tak jarang komunitas ini mendapat undangan dari resto dan hotel untuk mencicipi menu baru, dan tentunya memberikan review. Berikut beberapa blog yang dikelola mereka dan bisa menjadi referensi tambahan bagi Anda.

Jogja Culinary Community (Jogja Cuco)

Blog ini dikelola oleh Brian, salah satu inisiator Komunitas Blogger Kuliner Jogja, yang pernah menjadi kontributor wisata kuliner di tabloid JITU, sebuah media cetak dan online tentang gaya hidup yang berbasis di Kota Solo.

Beberapa artikel di blog juga merupakan posting ulang dari tulisannya di media. Brian membahas tempat-tempat nongkrong dan makan di Jogja dengan detail, dari alamat lengkap dengan nomor telepon, jam buka, sampai harga makanan.

Sebagai tambahan, ia juga memberikan saran dan kritik, serta mencantumkan penilaian personal terhadap setiap unsur yang ditawarkan oleh tempat makan, yaitu rasa, layanan, suasana, dan harga, dengan angka 5 sebagai skor tertinggi. Salah satu menu yang direkomendasikannya adalah Black Pepper Beef Baked Rice di Tickles, sebuah cafe and resto yang menyajikan pasta, pizza, baked rice and steak di daerah Demangan Baru.

Baca juga: Demangan, Destinasi Belanja dan Kuliner Seru

TESTING_MENU_DIXIE_EASY_DINING._FOTO_VIA_MADANGWAE

TESTING_MENU_DIXIE_EASY_DINING._FOTO_VIA_MADANGWAE

Madang Wae

Selain blog, Madang Wae juga punya page facebook yang membagikan info tempat makan berikut menu yang menjadi rekomendasi untuk dicoba. Blog ini mengulas ragam kuliner nusantara dan makanan mancanegara yang tersebar di Jogja, dari sate hingga sushi dan steak.

Pengunjung blog ini dengan mudah mencari menu berdasar katagori yang ditampilkan, misalnya chinese foodjapanese food, pasta, ayam goreng, pasta dan lainnya. Setiap ulasan juga disertai alamat resto dan harga menu.

Adhi Prakosa, pengelola blog ini, juga menyediakan rekomendasi menu bagi pengunjung blog, seperti ‘gulai iga’ di Parsley resto, "ayam kosek" di Bolo resto, pasta di Affollato, dan western food di Cubic Kitchen and Bar. Blog ini juga memasang tautan tulisan dan juga alamat blog-blog lain sesama Komunitas Blogger Kuliner Jogja.

The Hungry Biologist

Sebelumnya blog ini bernama Kulinerologi si AW, dengan alamat blog yang berbeda. Pengelolanya, Adhityo Wicaksono, kemudian menggantinya dengan The Hungry Biologist, sama seperti akun Facebook-nya.

Selain seorang peneliti biologi, Adhi adalah kontributor spesialis kuliner kanal Food & Dining di majalah online Shopping Magz. Tulisan blog ini bukan lagi sekadar ulasan menu, tetapi lebih serius mengulik dunia kuliner, salah satu di antaranya adalah kuliner Jogja yang pernah menjadi tempat tinggalnya selama menempuh pendidikan di UGM.

Ia juga membagikan tip bagaimana cara menjadi food writer di blognya.

My Culinary Adventure

Blog ini juga menampilkan aneka rupa santapan yang bisa dicoba di Jogja. Pengelola blog, Lala, mengulas kuliner modern di Jogja, western food, selain makanan tradisional. Penulis juga memberikan skor bagi resto yang pernah dicobanya untuk rasa, harga, dan suasana.

Rina Chubbymutz

Rina Nur Ayu Ningrum menulis blog yang diberi subjudul it’s all about food and me. Penggemar kue manis dan makanan enak ini banyak mengulas cafe dan resto. Kadang-kadang juga membahas gathering anggota Komunitas Blogger Kuliner Jogja, seperti pengalaman pertama kalinya mereka bertemu atas sponsor Dixie Easy Dining yang menghadiahi komunitas itu voucher makan senilai Rp300.000.

Kuliner Mahasiswa Jogja

Blog ini agak beda dengan yang lain, karena menyajikan ulasan tempat-tempat makan dengan harga terjangkau kantong mahasiswa. Aric Hilman, pengelola blog ini bertutur dengan jujur tentang pengalamanannya menjajal tempat makan. Ada kalanya ia mendapati makanan yang rasanya nendang, tetapi tak jarang pula mendapati yang biasa-biasa saja.

Selain itu masih ada blog lain di komunitas yang bisa dikunjungi seperti The Beginner dan Di Balik Dapuryang bisa jadi referensi saat berniat tur kuliner di Jogja.

 
 

RELATED ARTICLES