Mandiri Jogja Marathon 2017, Berlari dan Menikmati Keindahan Prambanan

 
 
 

Anda punya otot kaki kuat, napas panjang, dan stamina bagus? Yuk, ikut lari maraton. Tapi jika tidak memenuhi kualifikasi tadi itu, Anda masih tetap bisa ikut kok, asal punya sepatu lari dan pastikan bawa gadget buat selfie.

Maraton kini bukan lagi olahraga milik para atlet profesional, tetapi juga menjadi gaya hidup urban kaum milenial, termasuk di Jogja. Tujuannya bukan semata untuk medali, tetapi sebagai "arena refreshing" yang menyehatkan dan ajang seru-seruan bersama teman, yang foto-fotonya juga bisa di-share di Instagram.

MARATON_1._FOTO_VIA_PIXABAY

MARATON_1._FOTO_VIA_PIXABAY

Apalagi Jogja memiliki banyak spot menarik, mulai dari candi-candi, bangunan tua, dan panorama alam. Ada sejumlah paket wisata yang menawarkan maraton sebagai aktivitas wisata yang murah dan menyenangkan. Anda bisa mendapat manfaat dari olahraga cardio ini jika dilakukan dengan benar, seperti memperkuat otot jantung, paru-paru, dan membakar lemak di perut.

Misalnya, dengan uang mulai dari Rp35.000, Anda bisa bergabung dengan Jogja Running dan menjelajah rute perkotaan, pedesaan, atau pegunungan. Anda juga bisa memilih destinasi seperti trail run di Gunung Api Purba Nglanggeran, Candi Plaosan, Candi Sambisari, atau bisa juga berlari di jalanan kota Jogja.

MARATON_1._FOTO_VIA_PIXABAY

MARATON_1._FOTO_VIA_PIXABAY

Lap maraton pun diubah, tidak selalu menempuh jarak 42K, tetapi dengan lintasan lebih pendek – 15K, 10K, dan 5K – menyesuaikan kemampuan peserta yang kebanyakan bukan atlet. Namanya beragam, seperti Jogja Night Run, Jogja Color Run, Playon Jogja, Jogja Fun Run, Rail Run, dan lainnya.

Kalau ingin serius mengukur kemampuan lari, Mandiri Jogja Marathon
merupakan salah satu arena lomba yang tepat. Event yang digelar di Candi Prambanan pada 23 April 2017 itu melombakan nomor full marathon, selain half marathon, 10K, dan 5K.

MARATON_3._FOTO_VIA_PIXABAY

MARATON_3._FOTO_VIA_PIXABAY

Tiket untuk peserta dibanderol antara Rp50.000-500.000. Lomba ini sepenuhnya road run, yaitu menggunakan lintasan jalan beraspal permanen, bukan trail run yang menggunakan jalur off-road. Lintasannya mengambil jalur pedesaan sekitar Prambanan dengan panorama candi-candi berlatar Gunung Merapi, dengan topografi rute yang landai.

Meski demikian, Anda mesti benar-benar fit, karena Jogja Marathon mensyaratkan surat keterangan medis. Meskipun menyehatkan, maraton juga memiliki risiko cedera. Konon, atlet profesional pun 50 persen berisiko mengalami cedera tulang kering, otot kaki, nyeri tumit, dan keseleo. Lebih baik konsultasi dengan dokter sebelum lomba. Jarak 42 kilometer adalah lintasan sangat panjang, menguras energi, dan membutuhkan endurance selama berjam-jam. Namun, itu bukan lap yang mustahil untuk diselesaikan.

MARATON_3._FOTO_VIA_PIXABAY

MARATON_3._FOTO_VIA_PIXABAY

Meskipun pelari pemula, Anda tetap bisa berpeluang finish di peringkat 10 besar jika punya persiapan yang matang. Berikut tips yang bisa kamu coba:

Latihan terprogram

Para pelari maraton biasa mempersiapkan diri minimal tiga bulan sebelum lomba, dengan intensitas latihan 3-5 hari per minggu. Namun, tidak cukup hanya dengan berlari keliling stadion atau memutari komplek tempat tinggal. Anda mesti menghitung jarak tempuh dan catatan waktu, lalu meningkatkan porsi latihan secara bertahap.

Seorang pelatih maraton dan penulis buku Marathon for Mortals, Jenny Hadfield, menyarankan sebaiknya Anda menyewa personal trainer untuk membantu merancang program latihan yang tepat disesuaikan dengan tujuan serta mendampingi selama latihan. Selain lebih efektif, latihan yang terukur juga akan meningkatkan kebugaran dan menghindari cedera.

Jaga stamina

Latihan maraton tidak dilakukan dengan berlari puluhan kilometer setiap hari. Justru, menurut Jenny, latihan 30-60 menit per hari secara rutin dengan intensitas ringan hingga moderate akan meningkatkan kebugaran, ketimbang latihan berat tiga jam di akhir pekan.

Anda sebaiknya punya jam tidur yang cukup beberapa minggu sebelum lomba. Atur juga pola makan dengan menjaga asupan nustrisi yang dibutuhkan tubuh.

Pilih sepatu lari yang nyaman

Persiapkan sepatu lari yang layak. Tidak harus mahal, yang terpenting adalah nyaman di kaki. Ini penting, karena jika salah pilih sepatu, Anda berisiko mengalami cedera. Sebaiknya cobalah sepatu lari Anda di beberapa kali latihan untuk memastikan kenyamanannya sebelum dipakai lomba.

Persiapkan mental

Setiap pelari maraton punya tujuan masing-masing. Ada yang ingin mencapai finish dengan mengalahkan rekornya sendiri, ada yang asal masuk finish tanpa memperhatikan catatan waktu, dan ada pula yang menganggap finish sebagai bonus.

Jika Anda pelari pemula, sebaiknya tidak terpancing mengikuti kecepatan berlari atlet profesional. Jenny menyarankan agar Anda tidak melihat catatan waktu, tetapi lebih fokus pada usaha untuk menyelesaikan lintasan lari.

So, bagi yang akan mencoba maraton pertama kali, tetap berjuang sampai garis finish ya!

 
 

RELATED ARTICLES