5 Kuliner Favorit Mahasiswa Yogyakarta

 
 
 

Perkembangan ekonomi Yogyakarta banyak dipengaruhi oleh kampus-kampus yang bertebaran di kota ini. Suatu wilayah yang sebelumnya hanya sawah dan desa yang sepi segera menjadi kawasan ramai dan hiruk-pikuk setelah sebuah bangunan kampus berdiri.

Kampus-kampus tersebut menjadi pusat-pusat pertumbuhan baru di Yogyakarta. Bulaksumur yang dulunya hanya sebuah bulak, ladang dan persawahan yang kosong kini sudah menjelma menjadi kawasan yang padat oleh berbagai kegiatan ekonomi dan pendidikan. Dan tentu saja, setiap saat bermunculan tempat-tempat makan baru.

Soto Klebengan

Aslinya, soto ini bernama Soto Sapi Pak Ngadiran. Namun di kalangan mahasiswa, warung soto ini dikenal dengan nama Soto Klebengan, karena letaknya di Klebengan, Karanggayam, Yogyakarta. Tempatnya masuk ke dalam, ke arah utara dari arah Selokan Mataram. Soto ini menjadi favorit di kalangan mahasiswa, tidak saja UGM, tapi juga mahasiswa dari universitas lainnya, seperti Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Katolik Atma Jaya Yogyakarta dan Universitas Sanata Dharma dan lainnya.

KULINER_MAHASISWA_1

KULINER_MAHASISWA_1

Nanamia Pizzeria

Orang sering menyebutnya dengan Nanamia. Dikenal sebagai resto yang menyajikan pizza khas Italia dengan tekstur kulit yang tipis. Resto ini bisa dibilang sebagai perintis yang menawarkan pizza original khas Italia. Mungkin karena itu pula, tak jarang kita akan menjumpai wisatawan asing sedang menikmati pizza di sini.

Lokasinya berada di Jalan Moses Gatotkaca, timur Jalan Gejayan. Dekat dengan kampus Sanata Dharma dan Atma Jaya. Meski terdengar Italia, nama resto ini gabungan dari dua ownernya, Mbak Nana dan Mbak Mia. nanamia menawarkan 24 macam varian pizza dengan dua ukuran, medium 25 cm dan large 30 cm.

KULINER_MAHASISWA_2

KULINER_MAHASISWA_2

Tempo Gelato

Kedai es krim yang sedang jadi perbincangan di kalangan anak muda. Pertama kali berdiri di Prawirotaman, kini Tempo Gelato membuka gerai di Jalan Kaliurang KM 5,2 dekat dengan kampus UGM. Ada puluhan rasa es krim gelato yang bisa kita nikmati disini. Mulai dari yang standar seperti cokelat, vanila, dan rasa mocca. Tersedia pula perpaduan milo, oreo, white chocolate. Ada pula ginger (jahe), markisa, enting-enting (gula+kacang). Ada pula es krim jenis sorbet. Sorbet adalah sari/serutan dari buah asli dan tidak dicampur dengan susu.

Penyetan Mas Kobis

Mungin ada baiknya anda mencoba penyetan yang menjadi favorit banyak mahasiswa di Yogyakarta. Sekalian untuk tahu rupa-rupa kehidupan mahasiswa Jogja, obrolan dan cara mahasiswa menjalani keseharian. Pulang dari kampus, lalu mampir makan dulu disini. Mas Kobis pertama kali dibuka di Jalan Alamanda dekat UNY dan UGM. Menyediakan ayam, lele, tahu, tempe, telur, dan kobis goreng. Kita bisa memesan jumlah cabai sesuai dengan level kepedasan yang kita mampu.

Ayam Geprek Mbok Moro

Tidak ada salahnya Anda mencoba menjelajahi kuliner-kuliner baru di luar pusat-pusat kuliner yang sudah mapan di Yogyakarta seperti Jalan Kaliurang, Prawirotaman, Seturan yang kini menjadi pusat pertumbuhan baru. Mari kita mampir ke Tamantirto, Kasihan Bantul, sebuah kawasan rural yang perlahan mulai tumbuh berkat berdirinya kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Di Ayam Geprek Mbok Moro, menyajikan menu ayam geprek dengan sambal yang jumlahnya cabainya bisa dipesan sesuai selera kita. Mereka punya tagline “Sego Sak Wareg’e Lombok Sak Pedes’e” jadi silakan ambil nasi sepuasnya dan cabai sesukanya.

Foto
1. katalogkuliner.com
2. makanjogja.com
3. santapjogja.com

 
 

RELATED ARTICLES