Outbound dan Bertani, Berkunjung ke Desa-desa Wisata di Jogja

 
 
 

Berkunjung ke desa wisata bisa Anda masukkan dalam daftar saat berlibur ke Jogja bersama keluarga. Dengan wilayah yang terbilang kecil, Jogja mampu memberikan banyak alternatif tempat kunjungan wisata. Salah satunya adalah destinasi yang bisa memberikan pengalaman berbeda dari liburan ke tengah kota, yakni desa wisata. Ada puluhan desa yang oleh pemerintah ditetapkan sebagai desa wisata. Setiap desa memberikan keunggulan dan ciri khasnya masing-masing.

DESA_WISATA_1

DESA_WISATA_1

Melakukan aktivitas outbound bersama keluarga di suasana pedesaan akan menjadikan liburan semakin berkesan. Berikut ini beberapa di antaranya yang seru untuk dikunjungi.

DESA_WISATA_3

DESA_WISATA_3

Desa Wisata Brayut

Desa budaya berbasis pertanian. Dengan suasana desa yang masih alami, kita bisa mengikuti outbound di desa ini. Berkunjung ke Brayut, kita akan bisa merasakan langsung bagaimana menjadi orang desa lengkap dengan segala rutinitasnya seperti menanam padi, membajak sawah, menangkap ikan langsung, dan mandi di sungai. Selain bertani, kita juga bisa belajar membatik, dan belajar memainkan gamelan.

Alamat: Brayut, Pandowoharjo, Sleman

Desa Wisata Pentingsari

Berada dekat dengan Gunung Merapi, Desa Wisata Pentingsari menawarkan paket wisata bertani, mulai dari cara menanam, memanen padi, membajak, dan menangkap ikan. Kita juga akan menjelajahi desa dan mengarungi sungai yang membelah desa tersebut.

Alamat: Pentingsari, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman

Desa Wisata Kelor

Desa ini menyediakan area perkemahan yang asri dan berbagai wahana permainan seru, seperti permainan berbahan ban karet, jembatan buatan di atas kolam, hingga permainan flying fox. Kita juga bisa tinggal di Joglo, sebuah rumah adat bergaya Jogja yang dibuat dari kayu jati pilihan.

Alamat: Bangunkerto, Turi, Sleman

Desa Wisata Kembangarum

Mengusung konsep desa wisata edukasi, anak-anak bisa belajar tentang seni, budaya dan lingkungan alam. Mereka bisa belajar melukis dengan ditemani gemericik ari sungai dan kicauan burung. Tersedia juga fasilitas kolam pemancingan dan kolam renang alami.

Alamat: Donokerto, Turi Sleman

Desa Wisata Gilangharjo

Di Gilangharjo, kita bisa outbound sambil belajar melukis topeng, wayang, dan membatik. Kita juga bisa menyaksikan berbagai pertunjukan seni tradisional seperti pertunjukan karawitan dan gamelan bertopeng, Jedhog Lesung oleh para ibu setempat yang mendendangkan alunan nada dari kayu yang telah berusia lebih dari 100 tahun. Ibu-ibu di Gilangharjo juga masih memainkan Jedhog Lesung yang sudah sudah berusia lebih dari 100 tahun.

Alamat: Gilangharjo, Pandak, Bantul

Desa Wisata Nglanggeran

Menawarkan program live in di rumah penduduk lokal, desa wisata ini memberikan kesempatan wisatawan berinteraksi dengan penduduk setempat sekaligus belajar budaya Desa Nglanggeran, seperti membatik topeng, membuat kerajinan dari janur, belajar tari tradisional Jathilan dan Reog, ikut kenduri, menangkap dan melepas ikan di sungai, menanam padi di sawah, dan belajar memasak ala Desa Nglanggeran.

Dengan konsep Community Based Tourism, desa ini terpilih sebagai desa wisata terbaik oleh Asean Community Bases Tourism Award 2017.

Alamat: Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul

Desa Wisata Candran

Terkenal sebagai kampung tani internasional, kita bisa ikut bertani secara tradisional. Desa ini banyak dikunjungi turis asing. Terdapat sebuah museum yang menyimpan berbagai peralatan tani tradisional seperti luku, garu, singkal, kejen, sambilan, lading dan caping serta berbagai peralatan pertanian tradisional lainnya.

Dusun Mandingan, Kebonagung, Imogiri, Bantul

Baca juga: Destinasi Wisata Jogja Pilihan Travel Blogger Wimbo Prakoso

LINK SUMBER: 
Foto 1 : gunungapipurba.com
Foto 2 : eightdiningrat.blogspot.co.id

 
 

RELATED ARTICLES