Konsep Hip dan Industrial Arsitektur GAIA Cosmo Hotel

 
 
 

Aspek desain yang diaplikasikan di GAIA Cosmo Hotel tak hanya memperhitungkan kepentingan estetika semata namun juga fungsi dari desain, kenyamanan para tamu dan keindahan desain pun menjadi dua yang selaras.

Sonny Sutanto selaku Arsitek dari GAIA Cosmo Hotel menuturkan konsep desain interior dan eksterior hotel ini.

Apa konsep utama GAIA Cosmo Hotel Yogyakarta?

GAIA Cosmo Hotel dirancang sebagai hotel bisnis yang hip, progresif, dengan desain yang unik di mana Anda, para pebisnis, tamu hotel, dan traveller yang menginap memiliki tempat bersama yang nyaman mulai dari lobby-coffe lounge dan all-day dining area.

Apa yang menjadi inspirasi desain hotel?

Mood interior hotel memperlihatkan sebuah rancangan bergaya kolonial-industrial, seolah mengadopsi ruang-ruang industrial, seperti Pabrik Gula Suramadu yang dikonversi menjadi hotel modern. Anda akan merasakan pengalaman berbeda menginap di hotel yang merupakan perpaduan konsep lawas dan modern.

Apa contoh desain industrial paling mencolok?

Pada bagian lobby, banyak unsur-unsur logam telanjang, seperti sebuah bangunan pabrik tetapi dengan desain ruang publik yang menyatu dengan coffee lounge dan resto. Atap yang tinggi juga menyerupai bangunan industri, yang memberikan kesan luas dan lega ketika Anda berada di lobby.

Bagaimana dengan konsep eksteriornya?

Dari sisi eksterior, bangunan hotel GAIA ini dirancang dengan menonjolkan konsep tropikal, yaitu bagian “kulit” bangunan tidak hanya menekankan unsur cantik, tetapi yang lebih penting bisa memberikan proteksi bagian interior dari iklim tropis Indonesia, terutama cahaya matahari yang melimpah sepanjang tahun. Bagian luar juga harus bisa melindungi dari perubahan cuaca yang merusak, seperti panas dan hujan.

Bagaimana aplikasinya?

Desain hotel tropis menghindari penggunaan banyak kaca sebagai dinding utama yang langsung menghadap ke luar yang memungkinkan sinar matahari menerobos masuk dan membuat ruangan menjadi panas. Ekspos kaca yang besar tidak terlalu cocok untuk iklim tropis. Karenanya, hotel ini menggunakan second layer sebagai pelindung dari panas matahari, di antaranya dengan melapisi menggunakan material kayu dan material lainnya yang tahan pada perubahan cuaca.

Apa saja material yang digunakan, dan apa yang paling dominan?

Semua menggunakan material lokal Indonesia, dari mulai batu, kayu, kaca, sampai logam yang dikombinasikan dengan desain industrial, dengan imbuhan kerajinan kriya lokal di Yogyakarta. Misalnya, untuk membuat second layer pada dinding bangunan, idenya adalah “membungkus” bagian dalam dengan bilah-bilah kayu serta mengombinasikannya dengan rancangan rangka-rangka alumunium cor bermotif cetakan batik.

Baca jugaGAIA Cosmo Hotel: Kombinasi Desain Modern-Stylish dan Inspirasi Tradisional

Bagaimana merancang eksterior di lahan terbatas?

Kolam renang dan taman harus ada untuk bangunan hotel. Tetapi dengan lahan terbatas, rancangannya perlu memainkan level ketinggian tanah, agar seakan-akan kesan antara bagian luar dan dalam ruangan menjadi satu. Sehingga, Anda bisa menikmati suasana di luar dari dalam hotel.

Apa pilihan warna-warna eksteriornya?

Warna eksterior lebih pada warna-warna alam, dengan tone warna seperti tanah, air, kayu, dan elemen lainnya, kecuali api. Ini sesuai dengan GAIA yang berarti mother earth, sehingga rancangannya menekankan pada unsur natural, dengan mengambil konsep nuansa alam tropis.

Bagaimana membuat kesinambungan interiornya dengan bagian eksteriornya?

Tropikalitas di bagian luar kemudian mengalir ke dalam konsep kolonial-industrial. Dari warna-warna alam, kemudian perlahan menyambung palet bahan warna yang selaras, warna-warni namun tidak monoton. Anda akan merasakan suasana yang terhubung di dalam dan luar ruangan dalam nuansa bangunan tropis berkonsep industrial.

Bagaimana tata lampu membuat eksterior hotel terlihat menarik?

Rancangan pencahayaan lampu ini adalah soft sehingga tidak menerangi keseluruhan muka bangunan, tetapi lebih memperkuat cahaya di titik-titik tertentu.Ini untuk menciptakan kesan serenity and calmness, sekaligus lebih menghemat energi listrik.

 
 

RELATED ARTICLES